https://www.iwanrj.com
Iwan RJ Official

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Spesies Virus Laut

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Virus Laut

Lautan ternyata mengandung jauh lebih banyak spesies virus daripada yang diyakini sebelumnya. Walau tidak semuanya berbahaya bagi manusia, tetapi virus dilautan ini dapat memberikan dampak besar terhadap lingkungan.

Setelah pelayaran panjang di seluruh dunia di atas kapal layar, tim peneliti internasional melaporkan menemukan hampir 200.000 spesies virus laut. Mereka merilis detailnya di jurnal ilmiah Cell.

Survei kelautan sebelumnya mengkatalog 15.000 spesies virus laut. Ada juga sekitar 2.000 genom yang diketahui para ahli dari mempelajari kultur virus di lab. Penemuan ini menambah aspek baru pada pemahaman tentang Bumi dan bagaimana hubungan antar organisme dapat memengaruhi planet ini.

“Virus adalah hal-hal kecil yang bahkan tidak dapat kita lihat secara langsung dengan menggunakan mata, tetapi karena kehadiran virus ini terbilang dalam jumlah yang sangat banyak dan bermanfaat maka virus tersebut terbilang sangat penting,” jelas Universitas Negeri Ohio (OSU) Matthew Sullivan. “Kami telah mengembangkan peta distribusi yang mendasar bagi siapa saja yang ingin mempelajari bagaimana virus memanipulasi ekosistem.” )

Studi menemukan hampir 200.000 spesies virus di lautan

Tidak hanya menemukan banyak spesies virus laut saja, tim Sullivan juga menemukan lima zona ekologis virus yang membagi seluruh lautan dimana setiap zona berisikan populasi virus yang berbeda – beda. Populasi virus disetiap zona tidak bercampur dengan yang lainnya meskipun air dari satu daerah mengalir ke daerah lain.

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Virus Laut

Para peneliti mendapatkan banyak sampel virus di samudera arktik yakni mereka menemukan hubungan terhadap keanekaragaman hayati di perairan beku diwilayah itu.

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Virus Laut

Virus laut dan mikroorganisme laut lainnya memberikan dampak besar bagi lingkungan

Temuan terbaru dari proyek Tara dapat mengubah cara para peneliti membayangkan cara mikroba laut mempengaruhi lingkungan mereka – dan pada akhirnya untuk umat manusia.

“Dalam 20 tahun terakhir, kami telah belajar bahwa setengah dari oksigen yang kami hirup berasal dari organisme laut,” kata Sullivan. “Model ekosistem lautan sebelumnya umumnya mengabaikan mikroba, dan jarang memasukkan virus, tetapi kita sekarang tahu bahwa mereka adalah komponen penting untuk dimasukkan.”

Mengingat jumlah dan keanekaragamannya yang sangat besar, virus laut dapat memainkan peran penting dalam ekosistem. Seperti halnya bahan organik, sebagian besar terbuat dari karbon.

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Spesies Virus

Virus kekurangan sel dan lebih kecil dari organisme uniseluler seperti bakteri. Mereka juga tidak mengikuti proses biologis yang sama.

Ilmuan Menemukan Hampir 200.000 Virus Laut

Intinya, mereka adalah wadah untuk materi genetik. Ketika mereka bersentuhan dengan sel-sel hidup, virus menginfeksi inang yang tidak beruntung untuk menghasilkan lebih banyak dari jenisnya.

Para peneliti Tara berencana untuk mengidentifikasi spesies virus laut yang paling banyak dan tersebar luas untuk penyelidikan di masa depan.

LiveScience.com

EurekAlert.org

hosting murah meriah 2019 iwanrj.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.