https://www.iwanrj.com
Iwan RJ Official

Malware Agent Smith menginfeksi hampir 25 juta perangkat Android

Malware Agent Smith menginfeksi 25 juta perangkat Android adalah artikel dari sistem kemanan,malware,android, cyber security, perangkat,menginfeksi, virus berbahaya,waspada pencuri data,

Malware Agent Smith menginfeksi 25 juta perangkat Android adalah artikel dari sistem kemanan,malware,android, cyber security, perangkat,menginfeksi, virus berbahaya,waspada pencuri data,

Malware Agent Smith menginfeksi 25 juta perangkat Android adalah artikel dari sistem kemanan,malware,android, cyber security, perangkat,menginfeksi, virus berbahaya,waspada pencuri data,

Baru-baru ini telah Ditemukan malware “Agen Smith” oleh para ahli keamanan dari Check Point Research. Perangkat Berbahaya ini telah menargetkan korban terutama di India (lebih dari 15 juta perangkat) serta negara-negara lain di Asia Selatan. Kampanye malware juga menargetkan pengguna di AS dan Inggris.

Dalam laporan analisis secara terperinci, peneliti keamanan menunjukkan bahwa malware Agent Smith menjalani tiga tahap untuk menginfeksi perangkat Android.

Tahap Pertama adalah dengan cara memikat para korbannya dengan jenis aplikasi jahat walaupun itu dalam bentuk utilitas foto, game, atau aplikasi dewasa. Setelah korban melakukan instalasi aplikasi, Aplikasi utama ini didekripsi dan diinstal Kemudian disamarkan sebagai Google Updater, Google Update untuk U, atau dengan alamat di ponsel anda adalah “com.google.vending”. Untuk menyembunyikan jejaknya, ikon aplikasi malware yang ada dilayar ponsel anda secara otomatis akan disembunyikan.
Langkah Selanjutnya, perangkat mengekstrak isi dari aplikasi yang diinstal berupa hard-coded atau diambil dari server command-and-control (C2).

Jika seandainya aplikasi di kedua daftar cocok, malware mengekstrak APK dasar dari aplikasi yang menjadi targetnya di perangkat lalu kemudian menambal APK dengan modul iklan berbahaya, menginstal ulang APK, dan mengganti yang asli sebagai pembaruan.
Malware Agent Smith tersebar melalui aplikasi berbahaya yang ada di toko aplikasi pihak ketiga ‘9apps.com’.

Lebih dari sekadar iklan
Pakar Check Point mengatakan bahwa malware tersebut mungkin digunakan untuk kegiatan lain selain hanya mendorong iklan. “Dalam hal ini, ‘Agen Smith’ digunakan untuk keuntungan finansial melalui penggunaan iklan jahat. Namun, ini bisaja saja dengan mudah digunakan untuk tujuan yang jauh lebih mengganggu dan berbahaya seperti pencurian data perbankan, ”tulis para ahli tersebut dalam laporan mereka. Para ahli juga menemukan bahwa 11 aplikasi di Google Play menghapus aplikasi yang menggunakan agent smith dengan memberitahu Google akhirnya aplikasi tersebut segera dihapus dari platform.

Ringkasan:
Malware menggantikan aplikasi Android yang sah dengan versi jahat yang menayangkan iklan. Perangkat berbahaya tersebut disamarkan dalam sebuah aplikasi di toko aplikasi pihak ketiga dan dikenal untuk mengeksploitasi berbagai kerentanan Android. Hampir 25 juta perangkat Android telah terinfeksi dengan malware unik yang disebut “Agent Smith”. Malware memanfaatkan kerentanan Android untuk infeksi dan mengganti aplikasi yang sah dengan versi jahat yang penuh dengan iklan.

hosting murah meriah 2019 iwanrj.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.