Minum Kopi Atau Teh Terlalu Panas Mempercepat Resiko Terkena Kanker - Iwan RJ Official

Minum Kopi Atau Teh Terlalu Panas Mempercepat Resiko Terkena Kanker

Minum Kopi Atau Teh Terlalu Panas Mempercepat Resiko Terkena Kanker. Bahayanya meminum Minuman panas cenderung dua kali lipat terkena kanker tenggorokan.

bahaya kesehatan, kesehatan, ahli, kanker, teh dan kopi berbahaya, resiko kanker, mempercepat, penelitian, sains, news,berita,info kesehatan,info penyakit kanker,iwanrj.com,resiko terkena kanker,

bahaya kesehatan, kesehatan, ahli, kanker, teh dan kopi berbahaya, resiko kanker, mempercepat, penelitian, sains, news,berita,info kesehatan,info penyakit kanker,iwanrj.com,resiko terkena kanker,

bahaya kesehatan, kesehatan, ahli, kanker, teh dan kopi berbahaya, resiko kanker, mempercepat, penelitian, sains, news,berita,info kesehatan,info penyakit kanker,iwanrj.com,resiko terkena kanker
Gambar: Ilustrasi dari teh dan kopi

iwanrj.com – Tidak henti hentinya pakar kesehatan memperingatkan akan bahayanya mengkonsumi makanan dan minuman sehari – hari yang dianggap sangat berbahaya dan disini juga kami akan memberikan informasi seputar kanker yang menurut kami sangat penting untuk anda baca.


Minum teh dan kopi adalah favorit kebanyakan warga Indonesia, Kopi dan teh yang hangat tentunya sangat nikmat dibandingkan yang sudah dingin. Namun, para ahli kesehatan menghimbau agar kita tidak mengkonsumsi kopi atau teh yang masih panas. Hal ini dapat memicu terkena kanker tenggorokan dua kali lebih cepat.

Minuman yang panas baru mendidih yang kita seduh, dapat merusak mulut dan tenggorokan yang dapat memicu tumor.

Baca Juga:
1 daripada 39

Sebuah penelitian lebih dari 50.000 orang dan menemukan bahwa mereka yang meminum secangkir teh mereka pada suhu 60 C (140 F) adalah 90% lebih mungkin untuk terkena kanker dan Ini meningkat menjadi 2,4 kali di antara mereka yang secara teratur meminumnya pada suhu 75 C (167F).

Para peneliti mengatakan temuan mereka berdasarkan teh dan ini berlaku untuk minuman lain termasuk kopi atau cokelat panas.

Penulis utama Dr Farhad Islami, dari American Cancer Society, mengatakan bahwa “Banyak orang menikmati minuman teh, kopi, atau minuman panas lainnya.

Disarankan bagi anda agar meminum dalam kondisi sudah hangat atau dingin dan tidak dianjurkan meminum dalam kondisi panas.

Dari tahun 2004 hingga 2017, sebanyak 317 kasus baru kanker esofagus – juga dikenal sebagai kanker pipa makanan  diidentifikasi. Ini mempengaruhi terutama pada orang-orang di usia 60-an dan 70-an dan Pria lebih berisiko daripada wanita.

Gejalanya dapat berupa kesulitan menelan, gangguan pencernaan yang terus-menerus atau mulas, Muntah setelah makan, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan atau nyeri pada perut bagian atas, dada atau punggung.

Bagi anda agar diharapkan merubah pola hidup sehat.
Salam dari kami.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.