https://www.iwanrj.com
Iwan RJ Official

Peretas Iran Mencuri 6TB Data Sensitif Dari Citrix

Peretas Iran Mencuri 6TB Data Sensitif Dari Citrix. Peretas asal Iran Mencuri 6TB Data Sensitif Dari Citrix yakni Perusahaan peranti lunak ternama Citrix yang menyediakan layanan kepada militer AS, FBI, banyak perusahaan AS, dan berbagai lembaga pemerintah A.S.

citrix, peretas,hacker news, hacker today, citrix has been hacked, news, informasi hacker, peretas iran, hacker hack citrix,

citrix, peretas,hacker news, hacker today, citrix has been hacked, news, informasi hacker, peretas iran, hacker hack citrix,

Iwanrj.com – Dikutip dari laman hacker news, diketahui Peretas asal Iran Mencuri 6TB Data Sensitif Dari Citrix yakni Perusahaan peranti lunak ternama Citrix yang menyediakan layanan kepada militer AS, FBI, banyak perusahaan AS, dan berbagai lembaga pemerintah A.S.

Peretas Iran Mencuri 6TB Data Sensitif Dari Citrix
Gambar: Logo of citrix

Akhir pekan lalu, Citrix mengungkapkan pelanggaran data besar-besaran dari jaringan internalnya oleh “penjahat cyber internasional.”
Citrix mengatakan bahwa sebelumnya telah diperingatkan oleh FBI pada hari Rabu tentang peretas asing yang mengkompromikan sistem IT-nya dan mencuri “dokumen bisnis,” namun perusahaan ini tidak tahu persis dokumen mana yang diperoleh peretas atau bagaimana mereka bisa masuk.

Disamping itu, FBI juga meyakini bahwa peretas melakukannya pada tahap awal dengan menebak kata sandi yang mudah untuk dapat masuk kedalam jaringan perusahaan untuk bisa meluncurkan serangan yang lebih luas, ungkapnya.


Meskipun Citrix tidak mengungkapkan banyak detail tentang pelanggaran tersebut, para peneliti di perusahaan infosec, Resecurity, menjelaskan lebih lanjut tentang insiden tersebut dengan mengklaim pihaknya sebelumnya telah memberitahu kepada FBI dan Citrix tentang serangan pelanggaran data tersebut.

Resecurity mengatakan kelompok peretas IRIDIUM yang didukung Iran sangat memukul Citrix pada Desember tahun lalu dan terulang lagi pada Senin (4 Maret) yakni dengan mencuri setidaknya 6 terabyte file internal sensitif, termasuk email, cetak biru dan dokumen lainnya.

IRIDIUM adalah kelompok peretasan terkait Iran yang juga berada di belakang serangan cyber baru-baru ini terhadap lebih dari 200 agen pemerintah di seluruh dunia, perusahaan minyak dan gas, perusahaan teknologi dan target lainnya.


Teknik yang dipakai oleh IRIDIUM termasuk juga dengan mem-bypass otentikasi multi-faktor untuk aplikasi dan layanan penting untuk akses tidak sah selanjutnya beralih ke saluran VPN dan SSO (Single Sign-On).

Presiden Resecurity Charles Yoo mengatakan kepada NBC berita bahwa IRIDIUM menerobos masuk ke jaringan internal Citrix awalnya sekitar 10 tahun yang lalu, dan telah bersembunyi di dalam sistem perusahaan sejak saat itu.

Ini adalah Seperti pelanggaran OPM, konsekuensi dari insiden keamanan Citrix dapat memengaruhi jangkauan target yang lebih luas karena perusahaan tersebut menyimpan data sensitif pada perusahaan lain, termasuk infrastruktur penting, pemerintah dan Perusahaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.